Sampang, Jawapes.co.id - Beberapa SKPD di Pemda Sampang serta perusahaan dan pengusaha dibuat resah oleh sejumlah oknum yang mencatut profes...
Sampang, Jawapes.co.id - Beberapa SKPD di Pemda Sampang serta perusahaan dan pengusaha dibuat resah oleh sejumlah oknum yang mencatut profesi wartawan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).
Mereka “bergerilya” ke kantor-kantor, baik pemerintahan maupun perusahaan untuk meminta sangu dan uang bensin. Salah satu staf Pemda Sampang mengaku sangat terganggu dengan keberadaan Oknum LSM dan wartawan gadungan tersebut.
“ada yang ngaku dari media ini, media itu. Belum lagi ngaku dari LSM ini, LSM itu. Padahal kita tidak tahu siapa mereka, mereka juga tidak pernah terlihat disini,” kata staf yang enggan disebut namanya, Selasa (28/6/2016).
Dia menjelaskan, wartawan gadungan yang datang ke SKPD bukan wartawan yang biasa melakukan peliputan di Pemda Sampang. Selain itu, ada juga oknum LSM yang jika tidak diberi uang bensin menggertak para pejabat.
“Kita nggak ada yang kenal siapa mereka. Hanya datang kebutuhannya bukan untuk wawancara, tetapi malah minta sangu (uang, red),”pungkasnya.
Sementara Dewan Pers mengeluarkan surat edaran tentang pemberian THR kepada wartawan. Dalam surat itu dikatakan bahwa tidak ada kewajiban bagi siapapun memberi bantuan hari raya kepada Wartawan.(Rifai)






