SAMPANG, (jawapes.co.id) – Kegetolan LSM Lasbandra dan media jawapes dalam menyoroti kinerja Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten S...
SAMPANG, (jawapes.co.id) – Kegetolan LSM Lasbandra dan media jawapes dalam menyoroti kinerja Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Sampang, dalam melayani pasien mendapat reaksi keras dari Direktur Utama (Dirut) dr Titin Hamida selaku nahkoda di rumah sakit tersebut.
"Ini berita apaan, kami sudah berusaha maksimal dalam menjalankan tugas demi nama baik rumah sakit agar semakin baik kedepannya dimata masyarakat luas khususnya Sampang. Tapi kok malah di beritakan kayak gini, ini bisa saya laporkan," ancam dia, Sabtu (15/04/2017).
Sementara itu, Rifai selaku nahkoda LSM Lasbandra dan media jawapes Kabupaten Sampang menanggapi enteng hal tersebut. Menurut Rifai, dimanapun kalau orang salah ketahuan pasti kelihatan dari mimik mukanya lebih-lebih kalau menyangkut jabatan dan nama baiknya.
"Contohnya maling belum tentu mengaku salah meskipun sudah ditahan atau disidang di pengadilan, itu maling. Ini dirut rumah sakit sampang orang hebat dan berpendidikan tinggi setengah dewa pasti paham langkah-langkah apa yang akan dilakukan untuk membenarkan anak buahnya, lebih-lebih menyangkut masalah pidana yang akan berujung dirinya meringkuk di penjara. Ya pasti berkilah lah apapun itu caranya," ujarnya.
Ia menambahkan, kalau masalah resiko itu sudah biasa, mau dibunuh dan di penjarakan itu sudah dari dulu dan sudah dialami. Kami sudah biasa keluar masuk Rumah Tahana (Rutan) Madaeng Surabaya. Jadi saya persilakan, dr Titin kalau mau memenjarakan kami, kami siap dengan segala konsekuensi selaku aktivis, karena menyoroti kinerja oknum rumah sakit yang keblinger tersebut.
Terpisah, menanggapi hal tersebut
Pimpinan Redaksi Jawapes, Rizal Diansyah Soesanto, ST menyampaikan bahwa Jawapes senantiasa mempertahankan idealismenya dalam memberikan informasi dan menulis pemberitaan yang sesuai dengan keadaan yang sebenar-benarnya.
“Hal wajar jika ada pihak merasa dirugikan sebab pemberitaan jurnalis menulis berdasarkan fakta yang ada karena itu bagian resiko profesi seorang jurnalis yang berusaha menyajikan pemberitaan dengan benar, professional dan transparan sebagai kontrol sosial,” ungkap Rizal. (On1)







