Bangkalan, Jawapes.co.id - Adanya sorotan dari barbagai Aktivis Surabaya terkait adanya dugaan upeti dari perusahaan angkutan liar langs...
Bangkalan, Jawapes.co.id - Adanya sorotan dari barbagai Aktivis Surabaya terkait adanya dugaan upeti dari perusahaan angkutan liar langsung mendapat tanggapan dari KBO Polres Bangkalan Moh Mansur.
Seperti apa yang disampaikan oleh Moh Mansur di sosial media terkait dugaan upeti bulanan dari perusahaan Bus Dan lain - lain. "Alhamdulillah sampai detik ini tidak ada anggota kami yang terlibat hal itu. Makasih dukungannya, kami akan selalu kordinasi dengan Dishub Prop Jatim untuk mengkaji ulang melakukan perubahan Trayek. Sehingga ke depan tidak timbul praduga yang memojokkan salah satu Institusi," Kilahnya.
Sementara itu Sekjend DPP Jaringan Warga Peduli Sosial (Jawapes) Indonesia, Rizal Diansyah Soesanto, ST hanya tersenyum dengan seribu arti, adanya statemen dari Moh Mansur bisa kita lihat sendiri fakta di lapangan. "Polisi kan pengayom masyarakat memang seharusnya wajib hukumnya tidak terlibat dengan praktek kotor yang menguntungkan diri sendiri dan golongan tertentu, yang akan membuat citra Polres Bangkalan buruk,"cetusnya.
Rizal menambahkan, kami tidak asal menyampaikan, kami bicara berdasarkan bukti dan fakta yang ditemukan tim kami dilapangan sejak tahun 2015 sudah diprotes terkait adanya pungli di akses Suramadu tersebut. "Kalau tidak terlibat kenapa masih ada kendaraan yang dibiarkan bebas melanggar aturan bertahun tahun dan kenapa ada yang kebakaran jenggot, jangan salah kan kami kalau masalah ini dibiarkan berlarut - larut, bisa melebar kemana mana. Kami minta ketegasannya untuk ditindak atas buruknya kinerja para oknum Polres Bangkalan," imbuh Rizal. (Rifai)







