Jawapes.co.id (Sampang) - Perihal adanya kabar mengenai guru SDN Somber 5 berkumpul di UPTD Kecamatan Tambelangan dan memberikan dukunga...
Jawapes.co.id (Sampang) - Perihal adanya kabar mengenai guru SDN Somber 5 berkumpul di UPTD Kecamatan Tambelangan dan memberikan dukungan terhadap Kepala Sekolah (Kepsek) yang sudah menyalah gunakan wewenang, dengan membuat Pernyataan tertulis bahwa dibulan Ramadhan 2018 kemaren kegiatan belajar mengajar di SDN Somber 5 normal seperti biasa, membuat para wali murid resah.
Hal ini memicu puluhan wali murid untuk mendatangi kantor UPTD Kecamatan Tambelangan Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur, senin (16/07/2018).
Kedatangan para Wali murid bermaksud menanyakan secara langsung kepada Hosen selaku pengawas UPT Tambelangan yang bertanggung jawab terkait semua permasalah tersebut. Akan tetapi semua itu seperti bertepuk sebelah tangan, karena yang bersangkutan tidak ada ditempat sehingga hanya di temui Abd Aziz Mantan Kepala UPTD Tambelangan dan dipersilahkan untuk menyampaikan apa yang menjadi keluhannya untuk disampaikan ke yang berwenang
"Saya sekarang mewakili UPTD Tambelangan karena sudah bukan Ketua UPTD lagi, jadi tidak bisa menjawab hanya menampung semua keluhan untuk disampaikan ke Hosen Selaku Pengawasnya dan yang bertanggung jawab dalam hal ini,” kilah Aziz.
Tambel salah satu wali murid menyampaikan kekecewaan terhadap pihak UPTD Tambelengan karena menutup nutupi pelanggaran dan penyimpangan yang terjadi di SDN Somber 5.
"Kalau semua guru dan pengawas terbukti melindungi Kepsek dengan memberikan keterangn palsu, para Wali murid somber 5, dari kelas 1- 6 akan melakukan tindakan dan aksi di sekolahan hingga ke Dinas Pendidikan Sampang,” ancamnya.
Saat disinggung mengenai apa tuntutan wali murid , Tambel dengan polos menyampaikan.
"Hanya pergantian Kepsek dan Bendahara serta Komite, supaya ada perubahan yang lebih baik di SDN Somber 5. karena Merekalah biang dari semua permasalahan ini”. (Rifai)








