Jawapes.co.id Pacitan - Hujan dengan intensitas tinggi kembali mengguyur beberapa wilayah di Kabupaten Pacitan. Hujan yang turun sejak ...
Jawapes.co.id Pacitan - Hujan dengan intensitas tinggi kembali mengguyur beberapa wilayah di Kabupaten Pacitan. Hujan yang turun sejak sore hari mengakibatkan beberapa desa di Kecamatan Kebonagung terendam air.
Warga berjaga-jaga dengan kondisi air yang sudah masuk pemukiman dan aliran listrik PLN juga sempat mati. Masyarakat khawatir jika kejadian banjir bandang tahun lalu akan terulang lagi, Jum'at (7/12/2018).
Juni selaku keamanan di Puskesmas Kebonagung mengatakan, hujan mulai sore hari turun dengan sangat lebat, hingga menggenangi Puskesmas, saat itu ada 2 pasien rawat inap yang sedang di rawat. Pada jam 19.00 Wib sempat di lakukan evakuasi terhadap pasien, akan tetapi setelah itu kondisi pasien semakin memburuk dan akhirnya perawat menghubungi RSUD agar di kirim ambulance untuk evakuasi, karena ambulance Puskesmas terendam banjir.
Selain di wilayah Desa Kebonagung air juga menggenangi rumah warga hingga hampir 1 meter, hal tersebut terjadi di Rt2/Rw2 Dusun Nglaos Desa Banjarejo, sementara di Desa Purwoasri tepatnya di Pasar Pahing terdapat genangan air dan tim SAR sudah mulai merapat ke lokasi yang terdampak.
Beberapa wilayah juga terdampak banjir, seperti di Desa Sukoharjo dan Desa Kayen air setinggi lutut orang dewasa.
"Ada tanggul yang bekas banjir tahun lalu jebol di Desa Kayen sehingga air menggenangi pemukiman. Semoga air cepat surut karena hujan juga sudah reda," ujar Slamet salah satu masyarakat Desa Kayen.
Hingga berita ini ditulis, hujan sudah mulai berhenti dan air juga mulai surut, Namun masyarakat tetap waspada dan berjaga-jaga terhadap kemungkinan terjadinya banjir, karena cuaca masih belum kondusif di takutkan jika tengah malam hujan kembali turun.(Nonot)









