Jawapes.co.id, Jombang – Akibat kelalaian guru yang sedang mengadakan outbound maka empat siswi SD Negeri Sukorejo 1 Perak Jombang tewa...
Jawapes.co.id, Jombang – Akibat kelalaian guru yang sedang mengadakan outbound maka empat siswi SD Negeri Sukorejo 1 Perak Jombang tewas setelah tenggelam di bekas galian C, di Dusun Ploso, Desa Plosogenuk, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Para siswi ini berangkat dari sekolah pukul 08.00 WIB didampingi dua orang guru, yakni Suad Budi Santoso dan Wiwik Kamaindrawati, saat berkunjung ke galian C dalam rangka kegiatan akhir semester. Keempatnya terperosok ke dalam kubangan sedalam dua meter.
Basori, salah satu warga, menuturkan para siswa sudah diingatkan untuk tidak bermain di kubangan air yang berada di tengah galian. Namun naas, saat bermain di sekitar kolam berair keruh bekas galian tambang pasir dan batu itu, mereka diduga terpeleset dan tenggelam.“Sebagian siswa bermain di sekitar kolam dan keempat korban yang bergandengan tangan tiba-tiba tenggelam bersamaan,” ujar Kepala Sub bagian Humas Kepolisian Resor Jombang Inspektur Dua Dwi Retno Suharti.
Nyawa keempatnya tidak dapat tertolong karena tenggelam hampir satu jam. Keempat korban itu antara lain Eva Trianggraini, 10; Fatilhatul Khusna Aprilia, 10; Devi Anugrah Cahyani, 10; dan Anggik Arianti, 10. Jenazah keempat korban masih berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Jombang untuk diautopsi. Kapolsek Perak AKP Mujiono membenarkan kejadian itu.
Mujiono mengatakan, kejadian tersebut bermula saat pihak sekolah menggelar kegiatan outbound pengenalan penghijauan di lokasi bekas galian atau kuari. Sekitar 60 siswa dari kelas empat hingga enam mengikuti kegiatan itu. Saat berada di lokasi kejadian, sejumlah pelajar justru bermain air di kubangan tersebut. Padahal bekas galian itu penuh dengan air. Kedalamanya lebih dari dua meter.
Namun, setelah ditunggu-tunggu, bocah tersebut tidak juga muncul kepermukaan, ujar Mujiono saat berada di lokasi. (Red)







