Surabaya, Jawapea.co.id - Preman Finance, DebtCollector External Dengan muka yang sangar , tempat mereka mangkal di pinggir jalan raya...
Surabaya, Jawapea.co.id - Preman Finance, DebtCollector External
Dengan muka yang sangar , tempat
mereka mangkal di pinggir jalan raya, berkelompok minimal 4orang dengan santai duduk di atas motor sambil Operasikan Laptop atau Hp Androidnya mengawasi plat nopol kendaraan yang melintas , dengan demikian mereka bisa mengetaui sasaran nya,
Dengan mengutamakan pengendara motor yang sedang sendirian,
Terlebih lagi ibu ibu dan Pemuda pemudi pulang sekolah,"
Mereka juga tidak segan segan main kasar apabila si pengendara berani dan tegas mempertanyakan identitas debt collector external tersebut.
Sudah bukan rahasia umum kalau Gerombolan debt collector external tidak bisa menunjuk kan identitas nya seperti surat tugas dari finance maupun surat PK dari pengadilan setempat , meskipun ada satu dua Orang yang betul betul dari Finance,
Terus yang lain nya itu siapa....???
Rumor yang berkembang di masyarakat Luas Bahwa Debt Collector External Wom Fenance berani Arogan dan main kasar di lapangan karna di Bekingi,
Oleh Ketua Wartawan,"
Tim investigasi berhasil menemui Bapak ajis HED, WO, Wom Finance
yang berkantor di Ruko Dekat Rs Asramah Haji Surabaya.
Dengan Tegas menyatakan kalau masalah kendaraan Wartawan maupun keluarga Wartawan yang di rampas oleh
Debt Collector Wom Fenance,
Langsung urus saja dengan Ketua Wartawan, Bapak Marsuki Dari Media Opsi, yang Berkantor di belakang THR.ungkap nya
Menurut sekjen Lsm ISC bapak Ali , mengaku ngaku ketua wartawan untuk membekingi debt collector Finance itu sudah menyalah gunakan profesi dan keluar dari kode etik jurnalis,"
Atau jangan jangan jadi wartawan hanya bekal beli press card atau idcard untuk membusungkan Dada di muka umum untuk kepentingan pribadi mencari materi dengan menghalalkan segala cara di balik media.
padahal lembaga media opsi itu tidak memperbolehkan anggotanya membeckup kegiatan yang melawan Hukum dan melanggar kode etik jurnalis sesuai aturan Dewan Pers. bersambung (Rifai)






