SAMPANG, (jawapes.co.id) – Adanya rekomendasi dari Kepala dinas maupun oknum pegawai dinas terkait pekerjaan proyek yang akan dilelangka...
SAMPANG, (jawapes.co.id) – Adanya rekomendasi dari Kepala dinas maupun oknum pegawai dinas terkait pekerjaan proyek yang akan dilelangkan mendapat bantahan keras dari ketua Tim Delapan, Malik Amrullah yang mendapat wangsit untuk mengkondusifkan tatanan proyek di ujung kepemimpinan Plt Bupati Sampang H Fadhillah Budiono.
"Semua harus mengikuti lelang yang sudah ditentukan sesuai aturan yang berlaku tanpa terkecuali, tidak ada rekom-rekoman lagi," tutur Malik.
Akan tetapi ketegasan pernyataan ketua Tim delapan tersebut seperti dianggap lelucon pengisi waktu menjelang buka puasa oleh salah satu Oknum PPTK Dinas PUPR Kab Sampang Madura.
Hal itu, seperti apa yang dialami oleh Ahmad salah satu peserta lelang pekerjaan proyek di PUPR Kabupaten Sampang. Ia merasakan kejanggalan dari keterangan salah satu PPTK Dinas PUPR yang biasa dipanggil mbak Iin.
"Ini rekomendasi Kades, kamu jangan nabrak rekom, dengan menawar proyek ini," kata Ahmad menirukan ucapannya Iin, Kamis (22/06/2017).
Dilain tempat saat dikonfirmasi Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sampang Moh Zis, tidak mengetahui adanya permainan antara bawahannya dengan kades.
"Saya tidak tau adanya rekom kepada kades seperti apa yang disampaikan oleh iin selaku bawahan saya mas. Dan terima kasih informasinya, dalam waktu dekat akan saya tindak lanjuti," tuturnya.
Perlu diketahuai, setiap peserta lelang yang sudah direkomendasi oleh kepala dinas maupun oknun pegawai dinas tersebut akan dipermudah dalam memenagkan lelang, baik dari syarat inti seperti
pemberkasan maupun rahasia kuncian yang harus dilengkapi dalam pembuktian, karena untuk mendapatkan rekom tersebut tidak mudah dan tidak gratis. Bersambung (Rifai)







