Surabaya - JawaPes Indonesia.co.id-Pemberitaan tentang oknum wartawan mingguan jadi becking Debt Collector Wom Finance Surabaya yang di Beri...
Surabaya - JawaPes Indonesia.co.id-Pemberitaan tentang oknum wartawan mingguan jadi becking Debt Collector Wom Finance Surabaya yang di Beritakan oleh media
JawaPes Indonesia, Liputan Indonesia dan di unggah di media sosial Facebook masih ramai di bicarakan.
Berbagai macam komentar dari masyarakat masih terus berlangsung ada yang mendukung dan ada pula yang mencaci maki journalist nya terkait pemberitaan tersebut.
Salah satunya Sulhan Afandy berkomentar sebagai berikut," seorang jurnalis jangan jadi jeruk makan jeruk. Apakah anda sudah merasa benar? Apakah pemberitaan anda sesuai profesi dan kode etik juga? Ngaca dulu bung. Anda itu bukan jurnalis tapi preman berkedok jurnalis. Kalau memang anda team investigasi, kenapa anda tidak berani menemui beliau yang diberitakan itu? Anda itu bukan team investigasi, tapi anda gak lebih dari seorang pengecut. Kalau bukan beliau, nyawa anda sudah melayang. Kalau emang jadi team investigasi beritanya jangan mengira-ngira.".
Pada saat di investigasi dilapangan Ternyata Sulhan Afandi juga satu media mingguan dengan oknum wartawan yang menjadi becking Debt Collector tersebut, entah kenapa tak lama kemudian komentar di akun Facebook Sulhan Afandy di hapus.
Perlu diingat, pada waktu konfirmasi dengan Ajis selaku HED WO Wom Finance yang berkantor di Ruko dekat Rumah Sakit Asrama Haji mengatakan kalau masalah kendaraan wartawan maupun keluarga wartawan yang di rampas oleh debt collector Wom Finance, langsung aja hubungi ketua wartawan. "Saya tidak punya wewenang mas, silakan aja konfirmasi langsung dengan Marzuki Opsi , selaku ketua wartawan Surabaya yang berkantor di belakang THR,"ungkapnya.
Menurut Pimred Jawapes Rizal Diansyah ST. Komentar Sulhan Afandy di Facebook sudah DiLuar kode etik dan profesional jurnalist , menjatuhkan harkat dan martabat wartawan kami, Dalam waktu dekat akan berkordinasi dengan Penasehat Hukum media JawaPes untuk menindak Lanjuti Komentar Oknum Wartawan Opsi tersebut.ungkapnya.
Bersambung (Rifai)






