Sampang, Jawapes.co.id - Adanya royal judi sabung ayam dengan omset ratusan juta rupiah di Dusun Lonangkek Desa sokobanah Daya kecamatan...
Sampang, Jawapes.co.id - Adanya royal judi sabung ayam dengan omset ratusan juta rupiah di Dusun Lonangkek Desa sokobanah Daya kecamatan Sokobanah Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur, menjadi cacatan tersendiri bagi penegak Hukum Polres Sampang, dikarenakan Lokasi perjudian tersebut berada disekitar Mapolsek Sokobanah. Judi ini bisa dikatakan terbesar dipulau Madura untuk saat ini, dikarenakan dikabupaten lain khususnya di Pulau Madura tidak ada lokasi perjudian seperti di Lonangkek baik dari segi keamanan dari Petugas kepolisian khususnya, maupun besarnya perputaran uang diarena itu sendiri.
Tim Investigasi Jawapes berhasil menemui HM (inisial- red) salah satu Tokoh Masyarakat dikabupaten Sampang Madura dimana juga salah satu peserta setia dalam arena tersebut, dan juga bisa dibilang senior dalam perjudian sabung ayam didesa Lonangkek tersebut.
"Kalau ditempat lain saya tidak berani dan setenang main judi disini karena diobrak abrik oleh Petugas (Polisi red). Saya sudah tua tidak sehat bagaimana bisa lari dari petugas, kalau disini pasti aman. Dan lagi uang taruhannya kalau ditempat lain kecil hanya jutaan, tapi kalau disini (Lonangkek- Red) bisa sampai ratusan juta rupiah lebih, kalau beruntung untuk sekali menang main (Pajuh) Ayam Tarung," ungkap HM, selasa (01/05/2018).
Berbeda dengan apa yang disampaikan oleh MS warga Sokobanah kepada awak media Jawapes yang berada disekitar arena judi sabung ayam. Dia memohon agar cepat meninggalkan wilayah Sokobanah karena alasan keamanan yang sangat mengancam jiwanya.
"Cepat pergi dari sini sebelum celaka, banyak yang mengicar kamu Mas! Karena beberapa waktu yang lalu nama mas disebut akan membubarkan judi sabung ayam di Lonangkek, info ini dari oknum polsek. Dan hanya mas yang berani memberitakan judi sabung ayam diwilayah Sokobanah Daya ini dengan jelas sampai kelokasinya (arena- red)," Pintanya.
Masih HR, Perjudian sabung ayam ini sudah pasti bukan sembarang orang yang mengadakan juga penanggung jawabnya (back up) orang kuat baik dari preman maupun aparat penegak hukum dan penguasanya.
"Terbukti meski sudah mas beritakan beberapa minggu yang lalu dimedia dan sudah disampaikan mulai dari Polsek, Polres Sampang hingga Polda Jatim tapi masih saja ada sabung ayam ini. Pastinya penengak Hukum di Sampang sudah mengetahui, tapi kenapa masih dibiarkan hingga saat ini belum diambil tindakan? Jadi secara otomatis wartawan yang memberitakan sabung ayam ini menjadi target incaran baik dari mafia judi maupun Oknum Polisi dikabupaten Sampang yang Nakal yang sudah biasa mendapat keuntungan dari perjudian ini," tuturnya.
Terkait adanya judi sabung ayam diwilayah Polsek Sokobanah, awak media Jawapes mengkonfirmasi Kasubbag Humas polres Sampang Eko Puji Waluyo diruangannya.
"Terima kasih informasinya Mas, akan saya sampaikan ke yang punya wilayah yaitu Kapolsek Sokobanah agar menindak Lanjuti dan mempatroli wilayah tersebut kalau memang ada judi sabung ayam," kata Eko.
Saat awak media berusaha mengkonfirmasi adanya Judi sabung ayam pada Kapolsek Sokobanah melalui nomer telpon dan pesan singkat tapi tidak ada jawaban. Dari pantau Tim dilapangan saat ini aktivitas sabung ayam sedang berlangsung meriah mulai siang tadi hingga menjelang magrib. (Tim/Rif/Red).Bersambung







