Jawapes.co.id Sampang - Minimnya SDM masyarakat Sampang madura, dengan menerapkan aturan pembuatan SIM sesuai SOP tanpa terkecuali, sud...
Jawapes.co.id Sampang - Minimnya SDM masyarakat Sampang madura, dengan menerapkan aturan pembuatan SIM sesuai SOP tanpa terkecuali, sudah bisa dipastikan banyak masyarakat yang tidak akan lulus uji teori, apalagi sekarang sudah berbasis IT Komputer dimana langsung aksesnya ke Korlantas Mabes Polri.
Dul salah satu pemohon SIM baru menyampaikan rata-rata para pemohon SIM baru itu tidak lulus pada ujian teori sehingga harus mengikuti ujian kembali.
“Kalau dalam pengurusan SIM mekanismenya begini, pasti susah dapat SIM. Harus menjalani tes berulang-ulang baru akhirnya peserta bisa dapat SIM. Seharusnya ada kebijakan tertentu yang tidak mempersulit masyarakat, dikarenakan masih banyak yang buta huruf,” ujar Dul kepada Jawapes, Jumat (21/9/2018).
Adanya anggapan pengurusan SIM terkesan dipersulit oleh pihak kepolisian. Kasi SIM Ditlantas Polda Jawa Timur, Kompol Dies Ferra Ningtias menyampaikan membuat SIM saat ini sangat mudah apalagi sudah terintegrasi dengan sistem online dan juga lebih transparan. Hasil ujian pun memang sesuai dengan kompetensi peserta ujian.
"Tahapannya sangat tidak ribet apalagi sekarang sudah online dan berbasis komputerisasi," ungkap Kompol Dies Ferra Ningtias saat dihubungi Jawapes.
"Saat ini pengurusan SIM dengan komputerisasi dan berbasis OCI (Online, Centralized, dan Intergrated) sehingga memudahkan masyarakat karena proses lebih cepat," tegasnya. (Rifai)







