Surabaya. jawapes.co.id - Lagi Lagi Seorang perwira polisi yang menjabat sebagai Kanit reskrim Polsek Sukomanunggal Jajaran Polrestabes ...
Surabaya. jawapes.co.id - Lagi Lagi Seorang perwira polisi yang menjabat sebagai Kanit reskrim Polsek Sukomanunggal Jajaran Polrestabes Surabaya melontarkan kata - kata yang tidak pantas diucapkan ke salah satu wartawan beritarakyat.co.id.
Melalui nomer WhatsAppnya Ade yang berprofesi wartawan beritarakyat.co.id memberitakan terkait tempat perjudian sabung ayam di jalan Putat Gede Surabaya yang berjudul "DITUDING IJINKAN BUKA ARENA JUDI SABUNG AYAM, AKP MISDIANTO MERADANG" tidak hanya itu saja, informasi yang didapat paska diberitakan di berbagai media Kapolsek beserta kanit reskrim di periksa propam Polrestabes Surabaya.
Ade wartawan beritarakyat.co.id mengatakan yang disebut WEDHUS tidak mengerti maksud dari Kanit Reskrim AKP Misdianto tersebut. "Saya kaget melihat balasan WhatsApp dari AKP Misdianto yang mengatakan "wartawan wedus", pada saat diklarifikasi terkait isi WhatsApp nya kepada saya, kenapa menyebut saya "WARTAWAN WEDUS" tapi Kanit reskrim Polsek Sukomanunggal itu enggan merespon telepon dan memilih tutup mulut." tuturnya.
Sementara itu pihak kapolsek Sukomanunggal Kompol Suroso saat dikonfirmasi pada (21/01) melalui via seluler di nomor 085-948-990-XXX belum memberi komentar terkait tindakan kanit reskrimnya AKP Misdianto yang melontarkan pernyataan hina'an terhadap profesi wartawan.
Rifai Sekjen Lasbandra mengatakan apapun alasannya perkataan seperti itu tidak dibenarkan. Apalagi seorang aparat hukum yang berpangkat perwira perlu diingat Wartawan hanya sebagai control saja. " Perkataan yang dilontarkan oleh seorang kanit tidak patut dicontoh. Saya yakin sekali kalau pemberitaan Ade itu diduga bisa bikin hilangnya pemasukan AKP Misdianto sampai melayangkan balasan WhatsApp salah satu binatang ke wartawan. Kalau masalah tidak ada tindak lanjut saya akan mengirimkan surat resmi ke Kapolda dan Kapolri,"tegasnya.(red)







