Sampang Jawapes.co.id - Adanya Keluhan masyarakat dan wali murid terkait kinerja Kepala sekolah dan para guru di SDN Birem III, kec.Tambela...
Sampang Jawapes.co.id - Adanya Keluhan masyarakat dan wali murid terkait kinerja Kepala sekolah dan para guru di SDN Birem III, kec.Tambelangan Sampang yang jarang masuk/nakal sampai saat ini masih belum ada tanggapan dari dinas pendidikan maupun pemerintah Kabupaten Sampang madura.
Seperti apa yang di sampaikan oleh wali murid (Y) ke media Jawapes di Rumahnya, meminta tolong agar mantan Kepala sekolahan SDN Birem III (usrok) di laporkan Kedinas pendidikan dan pemerintah kabupaten Sampang.
Kerana ulahnya (usrok) siswa - siswi jadi korban.
sewaktu jadi kepala sekolah lima tahun lebih jarang masuk. sekarang menjadi guru karena sudah habis masa jabatannya masih juga jarang masuk, sudah di laporkan Ke UPTD Pendidikan Kec.
Tambelangan Sampang tetap tidak di gubris oleh si usrok, (mantan kepsek tersebut).
Sambung "Y, siswa -siswi bagaimana mau sekolah dengan baik di SDN Birem III, meja dan bangku untuk belajar di dalam tiga ruang kelas tidak ada.
Juga kantor dan ruang guru tidak ada, pelakat sekolahan juga tidak ada, itu sekolahan SDN apa kandang Sapi, Ungkapnya.
Tidak jauh beda keterangan dari ketua komite SDN Birem III, ustad Yusuf, kepada media jawapes, sering menegur si usrok karena mengabaikan tugasnya sebagai kepala sekolah, sewaktu menjabat
Tetapi tidak mempengaruhi si usrok, karena selama menjadi ketua komite, lima tahun lebih yusuf Hanya di mintai tanda tangan satu kali oleh usrok.
semua bantuan seperti Bos, BSM, DAK, dll yang di tujukan ke SDN Birem III. hanya si usrok yang tau kemana bantuan tersebut di buat, sampai hari ini laporannya tidak ada kejelasan, Ungkapnya.
Bedahal keterangan dari Kepala UPT pendidkan kec.Tambelangan
Fariji, kepada media jawa pes.
Mengakui semua penyimpangan dan kenakalan si usrok selama menjabat kepala sekolah SDN Birem III. Seperti..
Penggelembungan Dana Bos dan Bsm, dari catatan di UPT pendidikan kecamatan Tambelangan murid SDN Birem III, Per Bulan september 2015. 120 murid, tetapi data di dinas pendidikan Sampang jumlah siswa - siswi SDN Birem III,141 murid.
Di tahun 2015 yang lalu
SDN Birem III mendapatkan dana Rehab Tiga Lokal kelas anggaran 180.900.000. Juta, Dana tersebut untuk Rehab Berat, kerana Laporan yang masuk ke Sekda Sampang juga kedinas pendidikan Sampang, SDN Birem III, mau roboh sangat membahayakan murid.
Pekerjaan Tiga Lokal kelas tersebut di kerjakan langsung oleh eks Kepala sekolah SDN Birem III, si usrok, Hasil akhir dari pekerja an Tiga Lokal kelas seperti
ASAL ASALAN, hanya di tinggikan kurang lebih satu meter.
Tiga ruang kelas SDN Birem III, tidak ada Bangku dan kursi untuk belajar siswa-siswinya.
Semua itu belum pernah di laporkan ke dinas pendidikan maupun ke pemeritah Sampang, baik secara lisan maupun tertulis oleh Fariji, selaku Ketua UPTD Pendidikan kec.tambelangan Sampang.
Dengan alasan takut kepada si usrok yang terkenal tangan besi dan selalu menggunakan cara premanisme dalam penyelesaian nya. Bersambung.(Rifai)






