Sampang, Jawapes.co.id - Menurut sejumlah keterangan masyarakat, sebenarnya masih ada beberapa SKPD di Kabupaten Sampang yang dinilai tidak ...
Sampang, Jawapes.co.id - Menurut sejumlah keterangan masyarakat, sebenarnya masih ada beberapa SKPD di Kabupaten Sampang yang dinilai tidak Transparan terhadap keterbukaan informasi Publik, seperti mencari aman.
Kenapa harus takut kalau tidak berdosa..!
Seperti yang terjadi di Pemdes Kabupaten Sampang Madura.
Perihal surat resmi dari Lsm & media Jawapes tiga Bulan yang lalu, Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Desa Kabupaten Sampang, Didik Adi Pribadi saat di konfirmasi Media menyampaikan, Dirinya tidak pernah menerima surat resmi dari Lsm & media manapun terkait permohonan SK pengangkatan Kades Baruh, Pria asal Jember itu juga menambahkan Hal tersebut masih wewenang Bupati Sampang.
Semua apa kata Bupati terkait surat dari Lsm & media di jawab tidaknya mas."Kilahnya
Padahal jelas - jelas surat dari Lsm & media Jawapes di tujukan langsung Ke Pemdes Sampang.
Didik selaku Kabag pemdes Sampang sudah jelas mengabaikan keterbukaan informasi publik dengan mengabaikan surat resmi dari Lsm & media terkait permohonan SK pengangkatan kades Baruh.
mungkin ini salah satu keahlian Kabag pemdes sampang untuk mencari aman dari segala permasalahan yang ada yang menyangkut dirinya.
Sepertinya Didik sudah terbiasa mencari aman dengan melemparkan tanggung jawabnya Kepada Bupati Sampang.
Padahal Surat resmi permohonan foto copy SK kades Baruh tersebut atas permintaan dari salah satu oknum dinas pemdes sampang, kerana Didik selaku Kabag pemdes jarang ada di kantor.
Ini masih masalah fotocopy SK pengangkatan kades,
Didik masih saja mengelak, Padahal bukti tanda terima sudah ada.
bagaimana dengan anggaran Pilkades serentak yang memakai dana APBD apakah bisa semua di ketahui oleh masyarakat. (Rifai)






