Sampang, Jawapes.co.id - Tujuan dari diadakannya tender atau lelang proyek adalah untuk melakukan seleksi dan menetapkan Calon Kont...
Sampang, Jawapes.co.id - Tujuan dari diadakannya tender atau lelang proyek adalah untuk melakukan seleksi dan menetapkan Calon Kontraktor yang akan mengerjakan pekerjaan dengan harapan bisa menghasilkan kwalitas yang baik. Artinya bukan melakukan pekerjaan yang asal-asalan. Tentunya diharapkan pihak panitia lelang bisa menentukan perusahaan mana saja yang dianggap layak dan kompeten dalam melaksanakan kegiatan tersebut. Serta harus bersih dari intervensi dan bersih adanya unsur Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).
Sebagaimana disampaikan oleh anggota komisi 1 DPRD Kabupaten Sampang, Iwan Effendi pada awak media Jawapes. Dia mengatakan, panitia lelang harus melaksanakan tender/lelang sesuai dengan prosedur dan bisa menjaga netralitas. Tanpa ada keberpihakan pada salah satu perusahaaan penyedia jasa. Tersiarnya isu di masyarakat bahwa pada saat plotingan proyek berlangsung, disinyalir ada semacam rekomendasi dari beberapa oknum yang berusaha untuk memenangkan salah satu perusahaan pada lelang proyek yang dilaksanakan oleh beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di kab. Sampang.
"Saya berharap isu itu tidak benar adanya. Dan bila isu itu benar, saya amat menyayangkan. Karena itu salah satu indikator yang membuat carut-marut proses lelang. Disini dibutuhkan netralitas dari panitia lelang. Dan saya menghimbau kepada semua pihak rekanan agar tidak mengintervensi terhadap SKPD. Biarkan proses lelang berjalan sesuai prosedur. Jangan sampai ada intervensi " tegasnya.
Masih menurut Iwan, panggilan akrabnya, jangan sampai ada oknum yang mempolitisir anggaran APBD. Dia bersedia mengawal dan menampung segala persoalan terkait proses pelaksanaan lelang proyek. " Jangan sampai ada kongkalikong antara SKPD dengan Rekanan. Saya selaku komisi 1 yang membidangi Hukum dan Pemerintahan, siap mengawal dan menampung kalau ada permasalahan terkait proses pelaksanaan lelang. Dan saya berharap kepada penegak hukum untuk bisa menindak tegas jika ada penyimpangan serta indikasi korupsi " katanya.
Hal Senada juga di sampaikan Rifai, Sekjen DPP LSM Lasbandra. Dia menilai, segala yang menyangkut kegagalan dan buruknya kwalitas proyek di sebabkan oleh buruknya pelaksanaan lelang proyek. Panitia lelang terkadang kurang selektif di dalam menentukan pemenang.
Kesalahan dalam menentukan pemenang tender, itu salah satu indikator buruknya hasil proyek.
Kesalahan dalam menentukan pemenang tender, itu salah satu indikator buruknya hasil proyek.
Lanjut Rifai, Dia berharap agar panitia lelang harus bersikap Obyektif dan profesional dalam menentukan pemenang serta jangan mau untuk di intervensi.
"Obyektifitas dan profesionalisme Panitia lelang dibutuhkan demi menghasilkan pemenang tender yang kompeten. Sehingga hasil yang dicapai bisa optimal, Tidak asal jadi dan si Kontraktor dapat untung Banyak?," harapnya. (On1)






