Jawapes.Com, Pasuruan , isak tangis penuh haru pagi ini 06:45 wib di jl Nasional Surabaya-malang km 50 mewarnai jalanan yang dipenuhi penggu...

Jawapes.Com, Pasuruan, isak tangis penuh haru pagi ini 06:45 wib di jl Nasional Surabaya-malang km 50 mewarnai jalanan yang dipenuhi pengguna yang sedang terhambat perjalanannya lantaran terjadi laka lantas pas didepan sekolahan SDN Suwayuwo 2 Sukorejo Pasuruan.
Adalah Syarifah Kamratul Afifah (7th) siswi kelas 1 SDN Suwayuwo 2 menjadi korban keganasan jalan raya surabaya malang, sesuai dari saksian mata, yang notabeneh adalah mayoritas siswa - siswi juga wali murid dan beberapa guru melihat korban saat ditabrak trel bodong dari arah malang yang melaju cukup kencang, sedangkan korban yang masih anak anak itu lepas dari pegangan orang tua saat hendak menyeberang, karuan saja trel bodong itu tak mampu menghindari dan kecelakaanpun terjadi yang mengakibatkan Syarifah luka dibagian muka dan mulutnya mengeluarkan darah
Ahmad Arifuddin (40thn) begitu melihat putrinya tergeletak di jl Raya spontan mengamankannya membawa ketrotoar (pintu gerbang Sekolah), Suroiyyah (39thn) ibu korban tercengang penuh haru, tak lama kemudian Ayah dan ibu Korban membawa kerumah Sakit terdekat yang ada di suwayuwo.
Ketika wartawan media jawapes mengkonfirmasi, kedua orang tua korban belum mampu memberi keterangan, karena masih sock dengan kejadian.
Di tempat yang sama (RS Sahabat) bu Juwariah selaku Guru jaga wali kelas 1 itu menuturkan'
Biasanya korban kalau sekolah diantar kakeknya sampai sekolah, tadi saat keluar dari rumahnya (berseberangan dengan sekolahan) dituntun ibu, tiba - tiba ada kendaraan dari arah malang dengan laju kencang dan tak mampu menghindari korban yang lepas dari perhatian ibunya
Hal senada dibenarkan oleh H. Kholik 53thn Kakek korban yang biasa mengantar dan menjemput Syarifah Sekolah' ya biasanya saya yang ngantar, tetapi pagi ini saya sibuk, karena harus ke pasar, Hj. Afifah 63thn nenek korban tak henti - hentinya menangis tersedu - sedu.

Malang nasib siswi kelas 1 itu, karena pihak RS medika harus merujuk ke RS Lavalete Malang.
Barang bukti pun saat ini diamankan petugas yang berwajib, IPTU Parjo yang sedang di TKP menyampaikan' untuk saat ini Bb dan penabrak kami amankan di pos lantas sukorejo, kepada keluarga korban kami berharap bersabar, insiden ini pihak kepolisian segera menyelesaikan tegas Parjo (hamim)






