Jawapes.Com, Mojokerto - kamis 20 juni 2019, Desa Ketapanrame, Kecamatan Tranwas, Kabupaten Mojokerto. Tepatnya di Tanah kas Desa seluas 2,...

Jawapes.Com, Mojokerto - kamis 20 juni 2019, Desa Ketapanrame, Kecamatan Tranwas, Kabupaten Mojokerto. Tepatnya di Tanah kas Desa seluas 2,8 hektar yang telah di sulap menjadi tempat wisata baru, di mana hamparan ruang terbuka hijau (RTH) tersebut, kini telah di sulap menjadi “Taman Ganjaran”.
Siapa sangka sekaliber boss pimpinan orkes melayu New MAHKOTA asal pandaan pasuruan jawa timur itu ternyata tertarik ingin konser menggelar pertunjukan musik dan siap mendatangkan sederet artis papan atas jawa timur dan ibu kota jakarta, serta menghadirkan fanhs musik dangdut dari segala penjuru tanah air di tempat wisata Taman Ganjaran yang ada di Jalan raya Trawas-Tretes
Tanah Ganjaran lembah ketapan Rame yang diapit Gunung Penanggungan, Gunung Wlirang, Gunung Ringgit, Gunung Anjasmara, Gunung Arjuna dan Pegunungan Tengger ditimur tetnyata menjadi unsur hipnotis tersendiri bagi seorang slamet, seorang pemuda murah senyum yang cukup bertalenta dan memiliki kharisma.
Saat kepergok wartawan Jawapes kamis siang, selamet pimpinan new Mahkota mengaku' iyya mas, awwalnya saya hanya bermain kerumah teman, yang kebetulan rumahnya pas di depan lahan wisata Ganjaran park, akhirnya saya penasaran dan mencoba masuk ke areal wisata, ternyata saya hanyut juga, terbayang di benak saya untuk mengundang pengunjung diarea untuk bermusik.
Seakan selamet dibisiki riuh tretes, coban puthuktruno, air terjun kakek bodo serta kampung warna warni di prigen serta dlundung, jolotundo, pacet dan beberapa destinasi wisata seputaran mojokerto, sepulang dari rumah temannya itu ia tak dapat tidur.
Berlanjut, akhirnya slamet mengatakan pada awak media Jawapes, doakan saja saya segera menggelar konser akbar new Mahkota di tempat ini dan beberapa tempat - tempat di nusantara yang memiliki sebuah nilai nilai sejarah, kami yakin dengan bermusik kami mampu menjunjung tinggi nilai -nilai luhur yang di tinggalkan oleh para leluhur, tegas slamet. Hamim






