SAMPANG, (Jawapes.co.id) – Sejatinya pejabat adalah pelayan masyarakat, namun yang terjadi di kantor Dinas PUPR Kabupaten Samp...
SAMPANG, (Jawapes.co.id) – Sejatinya pejabat adalah pelayan masyarakat, namun yang terjadi di kantor Dinas PUPR Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur, berbeda dari slogan yang menempel di dinding Dinas PUPR, hal ini terbukti dengan ditolaknya laporan dari masyarakat.
Seperti apa yang di sampaikan oleh Kasubag Umum Dinas PU Bina Marga, Munali, sesuai papan nama di halaman yang masih membentang.
"Surat kayak gini akan ditolak oleh kepala Dinas dalam hal ini Moh Zis, sama seperti surat LSM tempo hari," cetusnya, Jumat (24/02/2017).
Terkait hal tersebut, Rifai Lasbandra angakat bicara, tindakan Nawali sangat bagus, tegas tanpa kompromi tertib administrasi dalam menjalankan tugasnya, asal saja ini bukan pencitraan semata, karena nawali bukan tidak pernah main-main di jam kerja.
"Di jam dinas Nawali juga pernah nongkrong di warung lebih dari 30 menit," bebernya.
Rifai menambahkan, dalam hal pengaduan masyarakat ada sedikit kesalahan penulisan huruf di besar-besarkan itu kurang baik kedepannya sebagai mitra.
Karena bukan tidak mungkin oknum dinas PU Bina Marga tidak melakukan kesalahan yang sama.
Perlu diketahuai, bisa di cek sewaktu jam kerja di Dinas PU Bina Marga Sampang, banyak oknum pegawai dinas PU Bina Marga meningalkan kantor dengan alasan kelapangan, tapi kelayapan, nongkrong di warung, bahkan ada juga yang pulang kerumahnya dan melanjutkan bisnis pribadinya.
"Jadi jangan belagu kalau masih mengabaikan kewajibannya suka kelayapan dan mengabaikan waktu di jam dinas itu lebih dari kesalahan administrasi alias makan gaji buta," tandas Rifai.
Hingga berita ini dilansir, Kepala Dinas Bina Marga Moh Zis saat dikonfirmasi via sms terkait hal tersebut masih belum memberikan tanggapan.(salam)







