Sampang, Jawapes.co.id - Kinerja Tim sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli) dalam menyelesaikan hasil Operasi Tangkap tangan (OTT) di ...
Sampang, Jawapes.co.id - Kinerja Tim sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli) dalam menyelesaikan hasil Operasi Tangkap tangan (OTT) di Sampang Madura Jawa Timur kurang Profesional dalam menegakan Hukum, hal itu bisa disimak dari berbagai kasus OTT yang tidak ada ujungnya.
Seperti kasus pada Februari dan Juni 2017, Tim Saber Pungli Kabupaten Sampang, menangani tiga kasus OTT yang menjerat sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN). Yakni, dugaan pungli pemberian izin pendirian minimarket di Kampung Pliyang, Desa Tanggumong, Kecamatan Sampang. Kasus itu melibatkan 11 pegawai Pemkab Sampang dan satu orang dari pihak minimarket.
Kemudian sebanyak 8 pegawai Dinas Perdagangan dan Perindustrian juga terjaring OTT yang diduga melakukan pungli di pasar hewan Margalela.
Tiga orang diantaranya berstatus PNS. Terakhir, dua PNS di kantor Dinas Kesehatan yang diduga menerima suap dari para Bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) untuk mempercepat dalam penerimaan surat keputusan.
"Semua Kasus tersebut indikasinya sangat kuat ada campur tangan penguasa sampang, karena sampai detik ini masyarakat sampang khususnya, masih mempertanyakan sampai dimana proses kasusnya," ucap HR Aulia Rahman ketua komisi 1 DPR Sampang, beberapa waktu lalu kepada awak media Jawapes.
Yulis Juwaidi selaku Kabag Humas Pemkab Sampang, yang ditunjuk sebagai juru bicara tim Saber Pungli dan Kasat Reskrim AKP Hery Kusnanto seperti berusaha menghindar saat dikonfirmasi mengenai hal itu.
Sementara itu Pembina LSM Jawapes Indonesia, Sugeng Nugroho, SH mempertanyakan sejauh mana kinerja tim saber pungli. "Sampai sekarang tim saber pungli tidak pernah menunjukkan taringnya, terutama dalam kasus OTT tersebut, sehingga pelaku masih bebas beraktivitas. Sejauh ini bagaimana mereka bekerja? Kalau dilihat, di lapangan masih banyak kasus. Tapi tim saber ini apakah jalan di tempat atau hanya slogan formalitas, ini yang perlu dipertanyakan," kata Sugeng, rabu (29/11/2017).
Menurutnya, masyarakat berharap tim saber pungli dapat menunjukkan kinerjanya, sehingga apa yang menjadi harapan Presiden Jokowi untuk memberantas pungli bisa dirasakan di Sampang Madura.
(red)







