SAMPANG, (jawapes.co.id) – Satlantas Polres Sampang dinilai mengabaikan keselamatan warga terkait banyaknya korban dijalan raya yang di...
SAMPANG, (jawapes.co.id) – Satlantas Polres Sampang dinilai mengabaikan keselamatan warga terkait banyaknya korban dijalan raya yang disebabkan oleh truk pengangkut material galian C yang tanpa penutup. Hingga kini belum ada tindakan nyata apapun dari pihak kepolisian setempat.
Hadi salah satu korban laka yang disebabkan oleh Dam truk pengangkut galian C yang tanpa penutup tersebut mengemukakan, bahwa sudah menjadi tugas negara untuk melindungi rakyatnya sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945. Truk bermuatan material galian C yang tanpa penutup itu bebas lalu lalang dijalur kota maupun sebaliknya.
"Material yang diangkut seperti kerikil atau pasir bisa jatuh kapan saja, kalau jatuh dan mengenai warga atau pengendara siapa yang bertanggungjawab," katanya kepada jawapes.co.id, Sabtu (25/11/2017).
Hadi berharap pihak terkait peka terhadap kondisi itu. Baik Satlantas maupun Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang. Truk yang berisi material tambang tidak menutup bak sebaiknya ditindak tegas.
Entah peringatan, tilang ataupun tindakan lainnya. Sikap tegas itu diharapkan mampu memberikan efek jera dan meningkatkan kesadaran sopir truk sebelum banyak memakan korban.
"Jadi muatannya tidak mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya. Masak Polantas Sampang hanya berani tindak tegas sepeda motor dan Becak motor (Bentor) yang nggak lengkap saja. Padahal Dam Truk pengangkut galian C tanpa penutup sangat membahayakan keselamatan dan jiwa pengguna jalan lainnya," protesnya.
Saat wartawan menemui Kasat Lantas Polres Sampang untuk mengkonfirmasi kejadian tersebut, namun sayang saat akan di jumpai Kasat Lantas tidak sedang berada ditempat. (Rifai)







