SAMPANG, (jawapes.co.id) – Adanya pemberitaan tentang salah satu proyek pembangunan instalasi pompa Sungai Kemuning di Jalan Bahagia dan...
SAMPANG, (jawapes.co.id) – Adanya pemberitaan tentang salah satu proyek pembangunan instalasi pompa Sungai Kemuning di Jalan Bahagia dan Kampung Kajuk, Kelurahan Rongtengah, Kecamatan Sampang masih berjalan sekitar 15 persen. Keterlambatan proyek disebutkan akibat cuaca musim penghujan yang tidak mendukung.
Berdasarkan informasi yang dihimpun jawapes.co.id, keterlambatan ini karena musim hujan, ketika hujan pihak rekanan tidak bisa bekerja lagi. Alasan tersebut sepertinya mencari kambing hitam untuk menutupi kelemahannya. 18/11/2017.
Menurut Junaidi, pihak rekanan kepada awak media dilokasi, saat ini sudah turun hujan. Akan tetapi, untuk menghindari kemoloran itu pihaknya sudah melakukan penambahan jam kerja. Sebab, jika tidak diatasi kemungkinan pekerjaan akan melampaui batas waktu kontrak.
"Seandainya saluran sudah dicor, tinggal melanjutkan saja. Tapi kan sekarang hujan, makanya khawatir banjir dan berdampak kepada molornya pekerjaan. Sehingga pompa normalisasi yang seharusnya bisa dipakai tahun ini bisa saja gagal," tandasnya.
Berbalik dengan apa yang disampaikan oleh R selaku warga sekitar, yang mengetahui langsung aktivitas pekerjaan dilokasi.
"Bagaimana pekerjaan proyek tersebut tidak molor, pekerjaan proyeknya memang lambat dan kurang profesional dan juga bahan matrial untuk pengecoran dibagi," ungkapnya.
Untuk diketahui, proyek tersebut pernah diprotes keras oleh Kabid Pengelolaan Sungai Dinas PUPR Sampang, Syaiful Muqaddas, serta Bupati Sampang H Fadhilah Budiono pun melayangkan surat teguran resmi. (Rifai)







