Sampang Jawapes.co.id – Sejumlah warga masyarakat di Desa Anggersek, Kecamatan Camplong mempertanyakan kinerja oknum Kepala Desa (Kade...
Sampang Jawapes.co.id – Sejumlah warga masyarakat di Desa Anggersek, Kecamatan Camplong mempertanyakan kinerja oknum Kepala Desa (Kades) Abdul Wahid. Pasalnya, kinerja Pemerintahan Desa tersebut semakin menurun serta tidak transparan. Bahkan saat ini mulai tercium ulah dari kecurangan yang diperbuat sang Kades terutama dalam penggunaan Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD).
26/11/2017.
Keluhan itu disampaikan oleh salah satu warga setempat berinisial (M), yang meminta namanya dirahasiakan dengan alasan keamanan jiwanya. Diakuinya, sejak menjabat menjadi Kades, Abdul Wahid seperti orang bingung dan tidak tentu arah serta sulit ditemui oleh rakyat.
"Mungkin karena banyak hutang sewaktu mencalonkan kades, sebab sudah dua kali mencalonkan diri dengan dana Milyaran, baru yang terakhir dia bisa jadi kades. Hutang milyaran disaat pencalonan pertama saja belum lunas apalagi yang kedua kalinya," ungkapnya.
Dia menduga, prioritas kades itu bukan melayani masyarakat, tapi bagaimana membayar hutang-hutangnya lebih dulu, untuk membangun desa dan mensejahterakan masyarakat bisa jadi di nomer duakan, sebelum balik modal. Hal itu bisa dilihat dari pembangunan insfrastruktur desa.
"Banyak tidak sesuai dengan RAB serta gambar, belum satu tahun sudah banyak yang rusak. Selain itu, sulit membedakan sumber dana pekerjaan karena tidak ada papan nama maupun keterangan resmi dari kades, baik itu proyek DD, ADD maupun proyek APBD," bebernya.
Ia juga menilai, sikap Kades tersebut menggambarkan bahwa Kades hanya mementingkan dirinya sendiri, bukan sebagai transformatif perubahan dalam membela kepentingan rakyat. Kades juga sudah buta matanya dan tuli telinganya untuk melihat dan mendengar alunan melodi jeritan kemiskinan dari rakyat.
"Sikapnya itu mengindikasikan motivasi Abdul wahid menjadi Klebun (kades-red) hanya untuk mencari kekayaan, dan mengumpulkan harta semata," cetusnya.
Saat wartawan Jawapes.co.id yang hendak menemui kepala Desa untuk mempertanyakan keluhan dari masyarakat namun sayang saat akan di jumpai Kades Abdul Wahid tidak sedang berada di kediamannya. Handphone selulernya pun tidak aktif. (Rifai)







