Jawapes.co.id Sampang - Demi mempererat tali silaturohim anatara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang dengan wartawan setempat. Pihak...
Jawapes.co.id Sampang - Demi mempererat tali silaturohim anatara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang dengan wartawan setempat. Pihaknya menggelar acara Pers Gathering di Pendopo Bupati Sampang, Jalan Wijaya Kusuma, Kelurahan Gunong Sekar, Kecamatan Kota, Kabupaten Sampang, Sabtu (8/12/2018) tadi malam.
Namun, hasil informasi yang dirangkum. Kegiatan itu tak jelas arah pembahasannya. Hal itu dikarenakan telah terkontaminasi oleh kegiatan diluar Pers Gathering itu sendiri. Kegiatan yang dimaksud adalah kegiatan pelantikan ketua DPC PWRI.
Sekjen Lasbandra, Rifa'i mengatakan, acara pemerintah tidak boleh dicampuradukkan dengan kegiatan keorganisasian diluar pemerintahan. Sebab, nantinya mengakibatkan kefatalan dan kerancuan dari berbagai pihak.
"Jika kegiatan Pers Gathering itu murni untuk menyatukan wartawan dari beberapa elemen media. Sudah seharusnya penyelenggara tidak mencampuradukkan dengan kegiatan lainnya. Lagian, ini kegiatan Pemkab Sampang atau PWRI? Toh gak seru juga kalo ada pendomplengan seperti ini," tutur Rifa'i, (9/12).
Dia juga mengungkapkan, jika kegiatan itu hanya didominasi oleh salah satu organisasi pers saja, maka yang jelas lainnya menghilang alias kabur. Sebabnya, hindarilah pendomplengan acara dalam satu kegiatan.
"Semestinya pelaksana lebih mengerti suasana dan hawa dari temen-temen wartawan yang lainnya. Mereka pada gak hadir, bahkan kabur dari acara Pers Gathering itu bukannya tidak mau dan tidak menghargai pemerintah. Tapi karena, disitu ada cara internal organisasi yang lebih ditonjolkan yaitu pelantikan Ketua DPC PWRI oleh pihak pemerintah," ungkapnya.
Sementara, PJ Bupati Sampang, H.Jonathan Judianto dalam pidatonya meyampaikan, media merupakan pilar demokrasi di Negara Indonesia. Selain itu media secara langsung, ikut serta mencerdaskan kehidupan berbangsa melalui edukasinya kepada masyarakat.
"keberhasilan pemerintah bisa dicapai karna ada media. Tanpa ada campur tangan hasil karya wartawan, tidak akan ada satupun capaian telah dibangun pemerintah akan muncul dan nampak di masyarakat," tandasnya.(red)







