Sampang, Jawa pes.co.id - Nampaknya hak rakyat dalam menikmati fasilitas negara berupa listrik hanya janji belaka.Terbukti, warga desa Lar L...
Sampang, Jawa pes.co.id - Nampaknya hak rakyat dalam menikmati fasilitas negara berupa listrik hanya janji belaka.Terbukti, warga desa Lar Lar kec.banyuates Sampang Madura untuk memasang aliran listrik 900VA dipersulit oleh Rekanan PLN.
Perusahaan milik negara ini yang menunjuk rekanan bernama Ipung selalu berkelit dan berusaha menghindar setiap ditagih tentang pemasangan listrik baru " Ipung selalu menghindar dan selalu berjanji akan melaksanakan Pemasangan baru.
Tapi sampai sekarang janji itu belum terlaksana " ujar warga yang tak mau disebutkan namanya.
Dari pantauan Media jawapes dilapangan , Ipung yang selama ini menjadi rekanan PLN sudah menarik uang kepada warga di Desa Lar Lar sebesar Rp.2500.000 dengan janji dua minggu setelah pembayaran warga akan bisa menikmati listrik. Namun, hingga dua bulan warga masih Belum menerima meteran dari PLN
Padahal ipung sudah memasang kabel dari tiang ke rumah warga yang sudah teraliri Listrik.
Warga yang kecewa dengan ipung Nekat menyalakan Listrik di rumahnya masing masing meskipun tanpa meteran dari PLN.
Sahidi Lsm LASBANDRA yang mendapat laporan dari warga mencoba mengklarifikasi hal ini kepada PLN, namun pihak PLN seolah lepas tangan dan tak mau tahu dengan kiprah rekanan yang bernama Ipung tersebut " Seharusnya pihak PLN memberikan tindakan tegas terhadap Ipung yang sudah meresahkan Warga juga membuat Listrik Bocor di desa Lar Lar, Bukannya lepas tangan dan seolah menyalahkan warga " kata Sahidi di kantornya senin 4 /4.
Sempai berita ini diturunkan pihak PLN masih belum memberikan tanggapan .Bahkan, pihak PLN justru akan memutus aliran listrik yang selama ini dipakai oleh warga. (Rifai)






