Surabaya, Jawapes.co.id - Adanya keluhan masyarakat terkait di perjual belikan Central PKL, di jalan nyamplungan (diatas Kali), tepatnya d...
Surabaya, Jawapes.co.id - Adanya keluhan masyarakat terkait di perjual belikan Central PKL, di jalan nyamplungan (diatas Kali), tepatnya didepan terminal bus Ampel surabaya yang melibatkan kelurahan Ampel dan kecamatan semampir itu bukan pepesan kosong belaka,
"Kerana semua itu di perkuat dengan ada pernyataan sejumlah pedagang yang telah mengakui membeli stand PKL tersebut.
Dengan adanya informasi tersebut sebagian PKL membenarkan bahwa Oknum kelurahan ampel dan Oknum kecamatan semampir memperjual belikan stand, dengan harga berfariasi, 5 juta hingga 8 juta perstand,
"Memang disengaja tanpa ada kwitansi atau tanda bukti jual beli untuk cari aman.
Sayang nya Saat diklarifikasi awak media pihak staff kelurahan dan kecamatan Semampir surabaya kabur tidak mau diwawancarai dan terkesan acuh kepada wartawan
Kerana aib nya sudah terbongkar.
Masalah jual beli stand di Central PKL depan terminal Bus Ampel itu, juga diperkuat dengan keterangan PKL Zainul juga selaku Koordinator PKL Nyamplungan menyatakan, kami akan tetap disini, sampai tuntutan kami benar-benar dipenuhi oleh ibu Walikota Surabaya.
"Seperti yang saya katakan kemarin mas, kami disini ingin dibina bukan dihanguskan, kami juga ditawarkan untuk masuk ke dalam Sentra PKL, tapi tidak memenuhi kuota, bahkan stand-standnya sudah habis diperjual belikan, terus bagaimana nasib kita nantinya?," Cetus Zainul dengan geram.
Zainul menambahkan adanya jual beli stand yang berada di Sentral PKL, itu Benar mas, semua itu pasti ada sangkut paut dengan kelurahan Ampel dan Kecamatan Semampir,
"Bu Camat Semampir sudah tau kalau stand-stand tersebut di perjual belikan" terang Zainul sambil menuding Siti Hindun selaku Camat Semampir yang hadir dalam pertemuan tersebut. Dan mendengar pengakuan tersebut Camat menghindar dan acuh tanpa suara, lalu kabur dengan cara kurang sopan seperti tidak bertanggung jawab sebagai Camat, seperti orang tidak berpendidikan. Tuturnya. Bersambung. (Rifai)






