Sampang, Jawapes.co.id - Sejumlah aktivis di Kabupaten Sampang, memanfaatkan bulan suci ini untuk melakukan kegiatan bagi-bagi takjil...
Sampang, Jawapes.co.id - Sejumlah aktivis di Kabupaten Sampang, memanfaatkan bulan suci ini untuk melakukan kegiatan bagi-bagi takjil, Sabtu (25/06) sore.
Takjil yang berisi kurma dan minuman gelas tersebut dibagikan oleh sejumlah aktivis. Diantaranya,
Laskar Pemberdayaan dan Peduli Rakyat (LASBANDRA), Jaringan warga peduli sosial(JAWAPES),
Gabungan Aktivis Suramadu Anti Korupsi (GASAK), Gerakan Peduli Rakyat (GAPERA).
Laskar Pemberdayaan dan Peduli Rakyat (LASBANDRA), Jaringan warga peduli sosial(JAWAPES),
Gabungan Aktivis Suramadu Anti Korupsi (GASAK), Gerakan Peduli Rakyat (GAPERA).
Dari pantauan awak media, Berbekal beberapa bungkus takjil ditangan, mereka membagi-bagikan menu berbuka kepada pengendara motor dan mobil. Takjil dibagikan kepada warga yang melintas di jalan tersebut. Tak lebih dari 15 Menit 300 bungkus takjilpun ludes. Warga yang kebanyakan pengendara roda dua pun sumringah saat berebut plastik yang berisi takjil.
Rifai selaku Koorwil Jawapes, mengatakan, kegiatan membagi-bagikan takjil merupakan kegiatan untuk berbagi kepada sesama saat Ramadhan. Dalam kegiatan itu, kata dia, sekaligus sebagai ajang silaturahim lintas aktivis di Sampang.
“Kami juga ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekitar khususnya mereka yang berpuasa, yang tidak bisa berbuka di rumah karena masih berada di jalan. Kami berharap bisa mendapatkan berkah dari Allah SWT,” katanya.
Karena itu dengan memberikan takjil, para pengendara diharapkan dapat bersabar dan bisa menyegerakan buka puasa sesuai anjuran agama. “Paling tidak, bila sudah menerima takjil mereka tidak tergesa-gesa dalam perjalanan serta bisa lebih sabar,” ungkapnya.
Sementara itu, Agus salah satu pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut mengaku senang menerima takjil. “Alhamdulillah. Setidaknya ini bisa untuk membatalkan puasa di jalan. Acara seperti ini tentu akan membantu orang yang berpuasa dan saat waktu berbuka sedang ada di jalanan,” ujarnya.
Setelah membagi-bagikan takjil, para aktivis kemudian menuju ke Monumen. Di lokasi itu, mereka menghelat buka puasa bersama.(0n1/dus)






