Sampang, Jawapes.co.id - Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Sampang kian hari semakin tidak jelas, semua itu bisa di lihat deng...
Sampang, Jawapes.co.id - Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Sampang kian hari semakin tidak jelas, semua itu bisa di lihat dengan marak muda mudi mesum di pinggir jalan hingga penyediaan tempat kost - kostsan untuk pasanagan di luar nikah di kota sampang, seperti tak tersentuh oleh penegak perda tersebut sampai detik ini.
Dari pantauan media jawa pes, di lapangan tempat kost yang harga nya berfariasi dari 300-700 per bulan bisa bebas menempati dengan prempuan yang di bawa nya dengan aman dan nyaman, dari pada sewa hotel mahal .
Seperti apa yang di sampaikan salah satu warga sekitar sumarto yang rumahnya bersebelahan dengan tempat kos tersebut, yang terkenal tempat tinggal selingkuhan juga istri simpanan Oknum pejabat maupun Oknum PNS Sampang, Satpol pp Sampang bukan tidak tau tempat kost seperti ini , mungkin mereka diem karena sudah ada jatah bulanan dari setiap rumah kost di sampang, bisa juga satpol pp sampang takut kerana yang suka selingkuh itu Oknum pejabat dan oknum PNS di kabupaten sampang itu sendiri. Ucap sumarto.
Entah kenapa penegak perda tersebut begitu tegas dan gagah perkasa apabila menertibkan pedagang kaki Lima, apakah nyali satpol pp sampang hanya kepada PKL saja, atau memang satpol pp sampang sudah di alih fungsikan dari penegak perda menjadi tukang parkir (Jukir), di pasar Srimangunan.
Apakah semua itu tidak mempermalukan nama besar (KH A Fannan Hasib), Bupati Sampang sebagai ulama Besar, dengan membiarkan tempat maksiat menjamur di mana mana.(Rifai)






