Foto, Pengawas SDN Somber 5. Jawapes.co.id (SAMPANG) -Adanya teguran dari Lembaga swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Warga...
Foto, Pengawas SDN Somber 5.
Jawapes.co.id (SAMPANG) -Adanya teguran dari Lembaga swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Warga Peduli Sosial (Jawapes) beberapa waktu yang lalu terkait kinerja kepala sekolah (kepsek) Somber 5 Kecamatan Tamblangan Kabupaten Sampang, dengan membiarkan siswa - siswinya libur dijam efektif sekolah selama bulan Ramadhan 2018 Lalu, membuat beberapa guru dan pengawas kebingungan, mereka seperti menghalalkan segala cara demi menutupi kesalahannya.
(17/7/2018).
Seperti halnya, apa yang di sampaikan oleh (X) salah satu warga Tambelangan kepada awak media Jawapes di rumahnya dan meminta agar identitasnya dirahasiakan demi masa depan anaknya.
“Bahwa pihak guru dan pengawas SDN Somber 5 berupaya mencari cara untuk nutupi kesalahan. Mereka berkumpul di UPTD Pendidikan Tamblangan, Jumat (13/7/2018) dengan membuat pernyataan tertulis bermatre bahwa dibulan ramadhan siswa - siswi tidak libur alias kegiatan belajar mengajar tetap aktif normal seperti biasa,” ungkapnya.
Saat dikonfirmasi melalu selulernya Hosen salah satu pengawas SDN Somber 5 yang dianggap lalai dalam menjalankan tugasnya membenarkan adanya hal tersebut.
"Saya hanya menjalankan tugas Kadisdik mas, harus mengumpulkan data dan bukti dilapangan, sehingga harus ada hitam putih (pernyataan tertulis),” Kilahnya.
Saat disinggung mengenai adanya pernyataan tertulis dari guru SDN Somber 5, hosen begitu santai menjawabnya.
"Ya kalau nanti ada ketidak sesuaian dari pernyataan guru tersebut, beda lagi urusannya. Kan saya hanya menjalankan tugas dari Kadisdik mas,” Santainya.
Perlu diketahui, SDN Somber 5 selama Bulan Puasa telah membiarkan atau sengaja melibur siswa - siswinya dijam efektif belajar mengajar, dan membuat para Wali murid resah, dimana semua itu adalah kelalaian dari pengawasan Dinas Pendidikan Sampang. (Rifai)







