Foto/ Maiseh di Tahanan Polsek Sampang Jawapes.co.id (Sampang) - Adanya pemberitaan disalah satu media di Kabupaten Sampang dengan ju...
Foto/ Maiseh di Tahanan Polsek Sampang
Jawapes.co.id (Sampang)- Adanya pemberitaan disalah satu media di Kabupaten Sampang dengan judul "Dituding Punya Sihir, Pasangan Suami Istri di Sampang Dibacok Tetangganya" diduga bertolak belaka dengan apa yang terjadi dilapangan dan sangat disayangkan pemberitaan tersebut, oleh keluarga Maiseh (50) tersangka yang diamankan di Mapolsek Kota Sampang, karena dituding melakukan penganiyayan terhadap Ali P Homseh (46) dan Hafideh (40) pasangan suami istri warga Desa Pulau Mandangin, Kecamatan Sampang Madura Jawa Timur.
Seperti apa yang disampaikan oleh Ahmad/Yekin kepada Tim investigasi Jawapes selaku suami Maiseh terduga penganiyayan, bahwa yang terjadi tidak seperti apa yang diberitakan media tersebut.
"Kami pasangan suami istri yang dituduh mempunyai ilmu santet oleh Ali sejak dulu, bahkan dia pernah secara terang terangan dihadapan saya menyampaikan bahwa kami mempunyai ilmu santet tidak usah Sholat," terang Yekin.
Dijelaskannya, hal itu berawal dari Beberapa hari yang lalu dimana ada tiga orang tamu menanyakan istrinya, tetapi pada saat itu sang istri tidak ada dirumah dan orang tersebut langsung pulang.
"Pada hari Rabu (25/07/2018) istri saya menagih uang cicilan, dijalan dia dihadang oleh tiga orang diantaranya adalah Ali dan Hafideh, pasangan suami istri tersebut langsung mengeroyok istri saya dengan memukul membabi buta," kata Yekin sembari bercerita.
Menurut Yekin, istrinya kewalahan saat menerima pukulan dari para pengeroyok tersebut. Yekin juga tidak menduga sang istri memegang sebuah cater.
"Entah dari mana istri saya dapat cater kecil yang dipakai untuk membela diri hingga sampai melukai mereka berdua lalu melepaskan diri," bebernya.
Terpisah, Mansur Petugas Koramil 0828 Kecamatan Sampang saat dikonfirmasi melalui selulernya tidak bisa menjelaskan secara detail karena dirinya tidak tau pasti dan juga tidak ada saksi saat kejadian penganiayaan tersebut.
"Tidak tau pasti kejadiannya seperti apa mas, nanti saya tanyakan lagi," kata Mansur kepada jawapes (26/07/2018).
Tidak berselang lama, Maiseh menuju kota sampang dari pulau mandangin untuk melakukan pelaporan ke polres Sampang.
Namun tragis, ditengah perjalanan tepatnya dipelabuhan tanglok, dirinya sudah di tunggu petugas Mapolsek Kota Sampang untuk dijebloskan ke dalam Tahanan. (Rifai).







