Jawapes Surabaya - Sejumlah kejadian dan insiden telah mewarnai disaat pertandingan sepak bola Persebaya Vs Madura United di dalam Grup ...
Jawapes Surabaya - Sejumlah kejadian dan insiden telah mewarnai disaat pertandingan sepak bola Persebaya Vs Madura United di dalam Grup C Piala Presiden 2018 yang Digelar di stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, (28/1/2018).
Sekitar pukul 15.30 Wib, kurang lebih lima ribu penonton yang sedang berkumpul di luar dan tidak memiliki tiket masuk ke stadion, mencoba melempari penonton (Bonek) yang memiliki tiket dan sedang antri akan memasuki stadion di pintu depan Gate 15.
Akibat pelemparan tersebut salah seorang penonton (Bonek) yang memiliki tiket masuk terkena lemparan hingga mengalami luka dikepalanya dan situasinya sudah saling balas - membalas lemparan dan membuat petugas dari Dalmas mencoba melakukan tembakkan Gas Airmata sebagai peringatan ke massa agar segera mundur.
Akhirnya situasinya dapat dikendalikan karena di lokasi terdapat personil Pam dari Marinir, TNI AD, gabungan Dalmas Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya, Satreskrim serta Intelkam dari Polrestabes Surabaya.
Kendati massa sudah mundur, Namun mereka sempat merusak pagar besi dan barrier.
Sekitar pukul 16.30 Wib, massa yang telah mundur mencoba berkumpul kembali sambil membawa batu yang telah dipersiapkan.
Akhirnya, Petugas gabungan berhasil menangkap tiga orang bonek yang diduga sebagai provokator sedangkan bonek lainnya kembali melempar petugas dan merusak pagar untuk berusaha masuk ke stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.
Tembakkan Gas Airmata kembali dilakukan oleh personil Dalmas hingga mendorong massa mundur dan keluar dari area stadion Gelora Bung Tomo Surabaya dan hal ini berdasarkan perintah dari Kapolrestabes Surabaya bahwa massa dari bonek yang tidak memiliki tiket didorong kembali hingga habis keluar area stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.
Akibat kejadian tersebut ada beberapa orang yang mengalami luka dan sudah mendapatkan perawatan medis.
Berdasarkan informasi, bahwa pihak dari kepolisian berhasil mengamankan tiga orang penonton (suporter) yang diduga sebagai provokator antara lain, Chabib Abdulah (16), Pelajar SMK YPM 1 Taman Sepanjang Sidoarjo, warga Karang Pilang Waru Gunung Surabaya, ADB Rosid (28), warga jalan Wonosari Surabaya dan Riski Maulana (18) Warga jalan Sawah Pulo Semampir Surabaya.
Saat ini ketiga orang tersebut masih menjalani pemeriksaan di Polsek Pakal Surabaya.
(Dedy)







