SURABAYA, (jawapes.co.id) - Genderang perang dalam kontestasi pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2018, nampaknya sudah mulai dit...
SURABAYA, (jawapes.co.id) - Genderang perang dalam kontestasi pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2018, nampaknya sudah mulai ditabuh oleh para loyalis dari pasangan bakal calon (Bapaslon) Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf atau yang biasa dipanggil Gus Ipul dan Mbak Puti dengan cara menjatuhkan fisik lawan politiknya.
Pasalnya, hal itu terbukti pada video yang beredar di faceebook pada tanggal 26 Januari 2018, saat Puti Guntur Soekarno yang juga sebagai cawagub Gus Ipul untuk maju memimpin jawa timur atas rekomendasi dari partai PKB, PDI Perjuangan, Gerindra dan PKS.
Saat itu, cucu Presiden Soekarno sedang silaturahmi dikediaman Mat Muchtar yang termasuk tokoh masyarakat didaerah Bulak Banteng Surabaya Jawa Timur.
Dalam video yang berdurasi sekitar 11:49 menit tersebut Puti mengatakan, bahwa nanti saat pilgub Jatim supaya mengingat siapa yang harus dipilih dan memenangkannya.
"Ingat nanti siapa yang mau dipilih ibu?," tanya Puti pada ibu-ibu yang menghadiri acara tersebut.
Dengan tanggap semua yang menghadiri acara tersebut pun menjawab. "Mbak puti," jawab ibu-ibu secara singkat.
Selain itu, lanjut puti menjelaskan, sebelum datang ke kediaman Mat Muchtar, dia juga mengunjungi tempat-tempat didaerah Surabaya lainya.
Seperti rumah masa kecil Bung Karno kakeknya di Jalan Pandean Surabaya, rumah Cokroaminoto jalan peneleh, kemudian menemui walikota Surabaya Tri Rismaharini untuk belajar mengenai pembangunan di Surabaya untuk diterapkan di Jawa Timur jika menang.
"Karena sebagai seorang muda, yang diberikan amanah oleh PDI Perjuangan untuk mengabdi di Jawa Timur," ungkap cucu Soekarno ini.
Puti pun juga meminta kepada para undangan untuk memberikan doa dan dukunganya supaya menang dalam pilgub Jatim nanti.
"Karena itu saya meminta dukungan, doa dari seluruh yang hadir disini, seluruh masyarakat jawa timur. Untuk memberikan dukunganya kepada kami," tambahnya saat pidato.
Namun, disela-sela pidato mbak puti, sekitar pada menit ke 9:15. Mat Muchtar dengan lantang meneriakan kata-kata seperti menjatuhkan lawan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Gus Ipul dan Mbak Puti tersebut, dan sepertinya yang dimaksud adalah Bu Khofifah Indar parawansa.
"Iya pilih yang cantik, masak mrongos (bahasa jawa : giginya maju) dipilih," teriak mat muchtar disambut bahan tertawa oleh semua yang menghadiri.
Selain itu, Mat Muchtar juga menambahkan untuk memilih yang cantik untuk pemenang Jawa Timur nanti.
"Lek onok seng ayu, lapo milih seng elek (kalau ada yang cantik, kenapa pilih yang jelek)," tandasnya sambil tertawa.
Saat awak media jawapes berusaha mengkonfirmasi Mat muhtar, selaku Loyalis Abadi Partai PDIP via seluler tapi tidak ada jawaban. (Rifai)







